Archive for June 18th, 2009

Grapho Course Terdekat, 20 Juni 2009

grapho-course-25

HANDWRITING

Tulisan tangan sebenarnya adalah tulisan dari otak manusia yang merupakan gambaran kepribadian setiap individu. Pikiran manusia secara sadar menentukan apa yang Anda tulis dan alam bawah sadar mengontrol bagaimana cara kita menulis. Jadi, analisa tulisan tangan adalah studi tentang tulisan tangan seseorang untuk menilai karakter kepribadian seseorang.

Otak manusia seperti sebuah komputer, yang mengontrol apa yang kita lakukan, apa yang kita rasakan/ inginkan dan apa yang menjadi kebiasaan kita dan tangan yang kita miliki adalah seperti sebuah keyboard pada komputer yang hanya merupakan ”alat” untuk menuliskan apa yang diperintahkan oleh otak kita,

Psikolog di Amerika dalam penelitiannya selama 10 tahun terakhir telah menemukan bahwa kebiasaan, perilaku, dan kepribadian yang kita miliki terbentuk selama masa kecil kita. Ada banyak kasus taruma di masa kecil yang berdampak pada kepribadian seseorang hingga orang tersebut dewasa. Pada orang dewasa tulisan tangan dapat dipergunakan untuk melihat kecenderungan-kecenderungan kepribadian seseorang yang telah terbentuk selama masa hidupnya.

Analisa tulisan tangan telah banyak digunakan diberbagai bidang, mulai dari bidang pendidikan, konseling, industri sampai dengan bidang kriminologi. Bagi bidang industri, analisa tangan dapat dipergunakan untuk kepentingan rekruitmen, promosi jabatan dan lain sebagainya sebagai bahan referensi bagi perusahaan untuk pengambilan keputusan. Read the rest of this entry »

Posted by Harry Utomo on June 18th, 2009 .
Filed under: Uncategorized | 9 Comments »

Hanya Kita Yang Dapat Mengubah Diri Kita Sendiri

Ceritanya sudah beberapa bulan ini saya berniat menguruskan badan alias diet. Tetapi timbangan ga pernah jauh berubah dari 87-86 kg. Sudah berbagai cara di coba, minum jus, ga makan malam, jogging, minum teh pelangsing, dll., tetap tidak berhasil. Saya sering berkata pada istri saya, tolong supaya saya dibantu dalam program diet ini, dengan cara selalu menyediakan jus di pagi hari, lalu mengingatkan saya untuk olahraga, mengurangi makan nasi dan menggantinya sayuran dan buah-buahan berserat, dll.

Sebetulnya istri saya sudah berusaha dengan baik, memenuhi semua permintaan saya tersebut. Tetapi, semua tidak berhasil, karena setelah minum jus jam 7 pagi, jam 9 saya makan nasi goreng, jam 12 makan siang lagi. Kadang-kadang jam 8 malam, lapar makan lagi. Apalagi kalau saya berada di luar rumah, pergi ke Jakarta, dll., makan sudah kurang terkontrol. Akibatnya program diet menjadi gagal terus.

Nah, kisah di atas hanyalah sekelumit contoh, bahwa, hanya diri kita sendiri lah yang dapat mengubah apa yang kita mau capai. Tidak ada satu orang pun yang dapat mengubah seseorang, kecuali yang bersangkutan yang mengubahnya. Firman Tuhan: “Kami tidak akan mengubah nasib satu kaum, jika bukan kaum itu sendiri yang mengubahnya”.

Niat sendiri tak pernah cukup, tanpa tindakan yang nyata. Banyak di antara kita yang berharap, bahwa kehidupan akan berubah menjadi lebih baik suatu hari nanti, dengan berharap akan datang seseorang yang menolong kita, akan datang seseorang yang mau memodali bisnis kita, akan datang seseorang yang mengangkat kita menjadi eksekutif profesional di sebuah perusahaan. Kalau boleh saya katakan, semua tidak akan pernah menghampiri kita, tanpa adanya usaha dari diri kita supaya semua pertolongan itu datang kepada kita. Bahkan, Tuhan sendiri pun tidak mau (bukan tidak mampu), menolong kita kalau kita sendiri tidak menampak diri sebagai hamba yang patut ditolong atau patut dibantu.

Wallahu alam..

Sumber: http://eepinside.com/?p=1670

Posted by Eep S. Maqdir on June 18th, 2009 .
Filed under: News & Articles | No Comments »